Bagaimana Cara Berhenti Merokok Dengan Efektif

Sudah 8 tahun lebih saya berhenti merokok, alhamdulillah. Sebelumnya saya adalah perokok berat, tidak bisa berhenti sebelum rokok di bungkusnya ludes. Setiap hari paling sedikit satu bungkus rokok mild saya bakar di sela-sela bekerja, belum lagi ditambah beberapa batang rokok filter di malam hari setelah makan.

Niat untuk berhenti rokok sudah sering saya deklaraksikan, hasilnya nol besar. Aksi berhenti merokok biasanya hanya bertahan beberapa hari, setelah itu kembali merokok. Sampai akhirnya saya sakit dan terbayang mati muda.

Sakitnya ini benar-benar me-reset semua pikiran bawah sadar saya tentang nikmatnya merokok, otomatis. Keren kan, gak perlu konsultasi mahal, cukup sakit dan takut mati hehehe…

Jadi semenjak itu saya berhenti merokok dengan satu alasan yang sangat emosional, saya tidak mau sakit lalu mati gara-gara menjadi pecandu rokok.

Dan jika ada teman yang menawarkan rokok, saya dengan mantap menjawab “Maaf, Saya bukan perokok”. Jadi saya benar-benar memanipulasi memori otak dengan mengatakan “bukan perokok” daripada “sudah tidak merokok”.

Buat teman-teman yang ingin berhenti merokok secara permanen, saran saya adalah, carilah alasan yang emosional, menyentuh Hati, untuk berhenti merokok, misal :

  • Jika saya sakit akibat merokok (pastinya), kasihan keluarga yang menjadi tanggungan saya justru akan menanggung beban, mereka sedih saya sedih
  • Uang rokok sehari bisa buat tambahan belanja isteri atau traktir teman, mereka senang saya senang
  • Uang rokok sehari bisa buat tambahan jajan anak atau adik, mereka senang saya senang
  • Waktu untuk merokok bisa saya gunakan untuk membaca, wawasan saya bertambah, kecerdasan meningkat, saya merasa berharga
  • Saya tidak meracuni lingkungan sekitar saya, saya berkontribusi terhadap kesehatan lingkungan, saya merasa benar

Masih banyak lagi alasan lain, kita hanya perlu menyelaraskan alasan itu dengan faktor emosional atau suasana hati seperti sedih, senang, merasa, berharga, merasa benar, dalam konteks menghentikan kebiasaan dan kecanduan merokok.

Selanjutnya adalah memulai aksi pertama dengan membuang sisa rokok yang ada berapapun jumlahnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *