Menjadi Amatiran Agar Kreatif dan Produktif

Sering saya gagal untuk mulai menulis sesuatu, entah itu di sosial media atau sekedar di buku tulis biasa. Alasannya sederhana, semua harus sempurna di awal ! Akibat ingin sempurna justru proses menulis jadi , gak berani lagi lanjut ke proses berikutnya.

Ini yang dinamakan ‘blocking mental’ dimana ada sabotase dari dalam diri, berusaha mencegah kita untuk melanjutkan apa yang baru saja kita mulai. Blocking mental ini ada di pikiran bawah sadar kita.

Pikiran bawah sadar itulah sebenarnya ‘sahabat’ sekaligus ‘musuh’ kita. Pikiran bawah sadar bisa membuat kita menjadi individu yang kreatif dan produktif, tapi juga sekaligus bisa membuat kita menjadi pribadi yang pasif dan tidak produktif.

Secara sadar kita ingin berbuat dan menghasilkan sesuatu, tapi  dalam prosesnya teryata tidak semudah awalnya. Pikiran sadar kita menggagas ide dan rencana, pikiran bawah sadar kitalah yang mengeksekusi dan menjalani prosesnya. Nah, seringkali dalam prosesnya itulah tantangan hadir. Awalnya semangat namun kemudian menurun semangatnya.

Segala pikiran dan rasa takut gagal, gengsi, takut tidak sempurna dan lain sebagainya, menjadi ‘mental blocking’ yang bersemayam di pikiran bawah sadar kita.

Lalu cara mengatasinya bagaimana donk ? Ok, dalam kasus ini, misalnya tentang tulis menulis. Cara paling gampang adalah dengan merasa diri ini sebagai amatiran !

Wah amatiran ? Ya benar, saat kita memposisikan diri sebagai amatir maka segala macam ‘rasa’ kurang akan dimaklumi dengan sendirinya dari dalam diri. Tidak akan banyak sabotase yang muncul, karena itu tadi, masih amatir, masih boleh salah, masih boleh kurang bagus dan lain lain yang bisa diterima oleh pikiran bawah sadar (subconscious mind).

Dengan penerimaan segala ketidak sempurnaan kita tadi, pikiran bawah sadar sudah bisa me-release ‘mental blocking’ yang sebelumnya menghambat kita. Tidak ada lagi ‘mental blocking’ ibarat kita berkendara tanpa terhambat oleh rem tangan yang masih terpasang dalam posisi ‘on’. So, saat pedal gas ditekan maka kendaraan melaju dengan lancar dan kencang. Ini memastikan kita bisa sampai ke tujuan dengan pasti.

Dalam kegiatan tulis menulis, cobalah ikuti saran yang di sampaikan oleh James W Pennebaker, seorang writing therapy dari Amerika.

Teruslah menulis hingga semuanya dapat Anda tumpahkan. Jangan pikirkan tata bahasa, penulisan ejaan yang benar atau bagaimana merancang struktur kalimat yang baik dan tertata

Jadi, kuncinya yang paling utama adalah, cobalah untuk merasa menjadi amatiran, sehingga segala potensi kita bisa tersalurkan dengan lancar tanpa ada hambatan dari dalam diri, sampai ke tujuan yang sudah kita rencanakan di awal. Merasa menjadi amatiran itu bagus jika diterapkan dalam konteks yang tepat.  Selamat mencoba !

About the author

admin

View all posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *